Byakala memakai alas ayakan bambu disebut sidi. Diatas sidi secara berturut-turut diletakkan sebuah kulit sasayut warna hijau dibuat dari slepan (daun kelapa warna hijau), diatasnya disusuni atau ditempeli aled peras disusuni nasi matimpuh, nasi matajuh, penek hamong kemudian disisipi bawang merah, jahe dan terasi merah mentah serta dilengkapi dengan sebuah sampyan nagasari dibuat dari 8 lembar daun andong merah bentuknya bundar berisi porosan, bunga, rampe.
Pada sekitarnya diletakkan : Isuh - isuh, Amel-Amel, Sasak mentah, Pabersihan, Sorohan Alit, Panyeneng, Lis Byakala, Kekeb, Tatimpug
Bunga,
Porosan,
Aled Peras,
Amel-amel,
Bawang Merah,
Jahe,
Sorohan Alit,
Penek Hamong,
Rampe,
Sampian Nagasari,
Terasi,
Penyeneng,
Pabersihan,
Tatimpug,
Isuh-isuh,
Kekeb,
Lis Byakala,
Nasi Matajuh,
Sasak Mentah